Anies Minta Perkantoran Pemprov DKI Jakarta Bikin Drainase Vertikal
News

Anies Minta Perkantoran Pemprov DKI Jakarta Bikin Drainase Vertikal

31 December 2018 233

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengeluarkan instruksi Gubernur untuk pembangunan drainase vertikal di seluruh perkantoran milik pemerintah provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Anies menginginkan supaya seluruh kantor Pemprov DKI memiliki sumber resapan.

"Kita mengeluarkan Instruksi Gubernur mengenai pembangunan vertikal drainase di seluruh perkantoran pemerintahan DKI," kata Anies di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (27/12).

Baca Juga : Anies Minta Perkantoran Sediakan Area Parkir untuk Ojek Online

Selain itu, Anies juga sudah berkoordinasi dengan kantor-kantor pemerintah pusat dan semua tempat usaha di Jakarta untuk nantinya diinstruksikan membangun serapan air.

Anies menjelaskan, konsep drainase vertikal itu adalah mengarahkan air hujan masuk ke dalam tanah melalui drainase vertikal yang dibuat.

"Saya kemarin sudah bicara tentang kantor-kantor pemerintah pusat, dan nantinya kita akan lakukan juga bagi kantor-kantor atau tempat usaha di seluruh Jakarta," ujarnya.

Anies menyebut sudah melaporkan Instruksi ini kepada Presiden Jokowi. Dia juga mentargetkan sebanyak 1,8 juta drainase vertikal akan terbangun di Jakarta.

"Jadi kita melakukan untuk hujan dari Jakarta, sebisa mungkin di tabung dimasukkan ke tanah dengan vertikal drainase dan kita targetkannya masif kemarin kita diskusikan dengan Pak Presiden, kita harapkan bisa 1,8 juta terbangun masif," katanya.

Nantinya setiap kantor pemerintahan hingga sekolah tidak boleh membuang air hujan ke halaman. Semuanya harus ditampung di lahan supaya bisa menjadi serapan.

Baca Juga : Sandiaga Ingin Pagar Perkantoran di Sudirman-Thamrin Ramah Pejalan Kaki

"Jadi begini, kewajibannya bagi pemerintah DKI adalah bukan hanya membangun, tapi kewajiban zero run off. Zero run off artinya tidak boleh kantor Pemerintah DKI, d mana pun juga termasuk sekolah dan kantor kecamatan, kelurahan, aliran air hujan dikirim keluar halaman. Harus nol, jadi seluruh aliran
air hujan harus ditampung di dalam wilayahnya lahan kita sendiri, tidak boleh keluar lahan, itu instruksi barunya," terangnya.

Untuk instruksi pembangunan drainase vertikal ini, Anies mentargetkan akan rampung pada 31 Maret 2019 nanti.

"Saya memberikan waktu sampai dengan 31 Maret, seluruh lahan milik DKI harus zero run off per 31 Maret. Kita punya waktu tiga bulan," katanya.(www.detik.com)

  • Share

Download Now

订阅我们的新闻

通過建設辦公室搜索