Beberapa Keuntungan Bekerja di Kantor Daripada Remote
Tips, Health & Lifestyle

Beberapa Keuntungan Bekerja di Kantor Daripada Remote

12 July 2017 211

Di masa milenial ini, banyak karyawan yang menginginkan fleksibilitas dalam dunia kerja. Keharusan datang ke kantor serta aturan jam masuk yang ketat dirasa sudah ketinggalan zaman dan tidak lagi sesuai dengan karakter mereka.

Memang, melalui dukungan teknologi yang makin canggih, perusahaan mungkin saja menerapkan sistem kerja remote. Prosesnya yang minim supervisi juga tak terlalu menimbulkan kekhawatiran, asalkan target para karyawan terpenuhi.

Walaupun dapat memilih tempat kerja yang dipercaya bisa menghindarkan karyawan dari stres dan rasa jenuh, namun di sisi lain ada banyak keuntungan yang justru hanya bisa didapat jika para karyawan bekerja di kantor. Berikut di antaranya:

1. Komunikasi lebih lancar

Salah satu kendala bekerja secara remote adalah dalam hal komunikasi. Internet, laptop, serta beragam fitur dan aplikasi memang bisa menghubungan para karyawan yang terpisah oleh jarak.

Namun, sarana komunikasi seperti e-mail dan Skype saja kadang tidak cukup untuk menyampaikan pesan yang dimaksud. Keterbatasan ini yang kemudian sering menimbulkan salah pahama, yang akhirnya menghambat pekerjaan.

Jika semua karyawan berada di kantor, maka setiap persoalan di perusahaan bisa diselesaikan saat itu juga. Jika ada hal-hal yang kurang jelas, karyawan tinggal menghampiri meja satu sama lain, sehingga segala bentuk miskomunikasi bisa dihindari dan pengambilan keputusan pun tak perlu menunggu waktu lama.

2. Melatih kedisiplinan

Saat bekerja di rumah atau kafe, karyawan tak perlu memikirkan jam bangun tidur, kapan dia berangkat bekerja, mulai bekerja, serta bagaimana penampilannya.

Sekalipun kamu bekerja di depan laptop sambil mengenakan piama dan menikmati camilan di atas tempat tidur, tak akan ada yang protes. Sayangnya, kebiasaan ini bisa membuat kamu terlalu nyaman sehingga lupa menempatkan diri ketika bertemu klien.

Ketika sebuah perusahaan mengharuskan karyawan untuk datang ke kantor, biasanya ada aturan-aturan lain yang mengikuti, yang berguna untuk melatih mereka agar disiplin. Contohnya, jam masuk kerja dan kerapian dalam berpakaian.

Meskipun kedua aturan itu tidak berlaku, setidaknya keberadaan atasan dan para kolega di sekeliling kamu bisa mendorong kamu supaya menjadi rekan kerja yang bisa diandalkan dan tidak malas-malasan.

3. Lebih fokus

Di rumah, kamu memiliki akses tak terbatas untuk menikmati siaran hiburan di televisi, video game, menikmati makanan di dapur, atau meninggalkan rumah untuk ke mal. Nah, hal-hal tersebut bisa dihindari seandainya kamu kerja penuh di kantor.

Beberapa perusahaan memang mulai mengikuti tren dengan menghadirkan beragam fasilitas modern. Namun, ketersediaannya di area kantor mestinya membuat karyawan tahu diri dan tidak memanfaatkannya sesuka hati mereka.

Selain itu, dengan meninggalkan rumah di hari kerja, kamu jadi bisa memisahkan kehidupan pribadi dan pekerjaan. Artinya, sekali kamu menginjakkan kaki di kantor, secara tidak langsung kamu sudah berkomitmen untuk tidak mencampuradukkan masalah yang terjadi di rumah dengan urusan pekerjaan.

4. Interpersonal skill meningkat

Sistem kerja remote bisa dibilang sangat menguntungkan karyawan introvert. Rasa nyaman yang dirasakan ketika menyendiri membuat mereka lebih produktif ketika bekerja di luar kantor. Namun, perkembangan diri karyawan tersebut tidak akan menunjukkan kemajuan apapun jika dia diam di zona nyaman.

Dengan bekerja di kantor, karyawan introvert akan dipaksa untuk bertatap muka serta berinteraksi secara rutin dengan para kolega. Cara ini jelas paling efektif untuk membangun interpersonal skill dan mendorong jiwa kepemimpinan karyawan. Kedua hal itulah yang bisa menjadi modal kuat untuk karir seseorang.

  • Share

Download Now

订阅我们的新闻

通過建設辦公室搜索