Ruangan Kantor Terlalu Dingin Turunkan Produktivitas Wanita
Tips, Health & Lifestyle

Ruangan Kantor Terlalu Dingin Turunkan Produktivitas Wanita

28 May 2019 236

Udara dingin di ruang kerja ternyata memiliki pengaruh terhadap kinerja karyawati. Sebuah riset terbaru menunjukkan adanya dampak bagi produktivitas terkait suhu kantor bagi pria dan wanita di titik kognitif yang berbeda.

Seperti dilansir Science Alert Jumat (24/5), sebuah penelitian di Berlin, Jerman menunjukkan bahwa di tempat kerja yang lebih dingin, kinerja kognitif pekerja wanita akan terdampak secara negatif.

Temuan yang dipublikasi di jurnal PLOS ONE ini didasarkan dari tes kolektif pada 543 mahasiswa. Mereka mendapatkan pertanyaan terkait logika, matematika, dan huruf acak yang diselesaikan di ruangan yang dingin dan hangat.

Dua ruangan ini diatur dengan suhu antara 16 hingga 32 derajat Celsius. Mirip dengan ruangan kerja yang ada di perkantoran.

Perbandingan Kinerja Pria dan Wanita

Secara keseluruhan, skor dalam tes logika tetap stabil. Baik peserta pria dan wanita memiliki kinerja yang baik di soal matematika dan tes verbal ketika suhu ruangan diatur lebih hangat.

Tetapi, para peneliti menemukan, ketika ada kenaikan 1 derajat dalam suhu ruangan, nilai matematika peserta wanita terlihat meningkat hampir 2%.

"Sudah ada catatan bahwa wanita menyukai suhu dalam ruangan yang lebih hangat dibandingkan laki-laki, namun gagasan tersebut hingga sekarang hanyalah masalah preferensi pribadi," ucap peneliti Tom Chang dari USC Marshall School of Business, Amerika dan Agne Kajackaite dari WZB Berlin Social Science Center di Jerman seperti dikutip dari USC News.

"Apa yang kami temukan adalah bukan hanya apakah Anda merasa nyaman atau tidak, namun kinerja pada hal-hal yang penting, dalam matematika dan dimensi verbal, dan juga seberapa keras Anda berusaha, dipengaruhi oleh suhu," tambah mereka.

Ruangan Kerja yang Nyaman

Temuan tersebut berbanding terbalik dengan pada pria. Ketika kinerja wanita meningkat di ruangan yang lebih hangat, produktivitas pria tinggi di ruangan yang lebih dingin dan semakin rendah ketika di ruangan yang lebih hangat.

Para peneliti menyatakan bahwa hal tersebut menunjukkan bahwa wanita lebih sensitif terhadap ruangan yang dingin ketimbang pria di ruangan yang hangat.

Oleh sebab itu, mereka merekomendasikan bahwa suhu ruangan kerja harus diatur agar lebih tinggi dari standar untuk meningkatkan produktivitas di kantor yang terdiri dari beragam gender.

"Perusahaan banyak berinvestasi untuk memastikan karyawannya nyaman dan sangat produktif," kata Chang menambahkan.

 

Sumber : www.liputan6.com

  • Share

Download Now

Subscribe to our Newsletter

Search Office By Building