MRT Dorong Tingkat Hunian Sektor Ritel Naik 88 Persen
News

MRT Dorong Tingkat Hunian Sektor Ritel Naik 88 Persen

18 July 2019 771

Lembaga konsultan properti global, Jones Lang LaSalle (JLL) mencatat pasar ritel pada triwulan kedua 2019 masih stabil. Hal ini ditunjukkan oleh aktifnya peritel dari sektor fashion dan juga F&B dengan tingkat hunian (okupansi) stabil di angka 88 persen.

"Beroperasinya MRT Jakarta memberikan pendekatan baru akan konsep ritel yang melengkapi kebutuhan pengguna MRT dengan konsep grab n go. Konsep semacam ini diharapkan bisa berkembang dengan sejalan bertambahnya rute baru MRT atau LRT," kata Head of Retail JLL Cecilia Santoso di Jakarta, Rabu (17/7).

Baca Juga : Sewa Kantor di Sekitar Jalur MRT Berpotensi Semakin Tinggi

Sementara itu, Head of Research JLL James Taylor menambahkan bahwa mulai berkembangnya toko ritel yang berada di stasiun MRT memberikan ruang ekspansi khususnya bagi convenience store dan juga F&B.

James mengatakan moratorim yang membatasi pelaku dan pengembang ritel untuk berekspansi memberikan tiga alternatif yakni pengembangan ke kawasan bodetabek, menjadi bagian mixed-use developments, dan jugamengisi shopping retail di gedung perkantoran.

"Tahun depan tingkat okupansi diprediksi akan sedikit merosot di tahun 2021 untuk pusat perbelanjaan karena adanya pusat perbelanjaan baru tetapi akan terus meningkat di tahun setelahnya begitu juga harga," kata James.

Selain sektor ritel, JLL juga mencatat penyerapan gedung perkantoran masih menunjukkan tren positif. Penyerapan ruang kantor di kawasan pusat bisnis (CBD) Jakarta tercatat masih cukup tinggi.

Baca Juga : Dekat MRT Jakarta Tak Jaminan Gedung Perkantoran Dilirik Penyewa

"Total penyerapan ruang perkantoran di CBD selama semester pertama 2019 bisa dikatakan baik karena sudah melebihi 50 persen dari total rata-rata penyerapan selama sepuluh tahun terakhir," ucap James.

Sementara itu, perusahaan yang berbasis teknologi masih mengambil porsi terbesar yakni 43 persen dengan tingkat okupansi keseluruhan mencapai 76 persen. Perusahaan teknologi mencakup online marketplace, financial technology, online gaming, travel booking, dan coworking space.

 

Sumber : www.wartaekonomi.com

  • Share

Download Now

Subscribe to our Newsletter

Search Office By Building