Perang Dagang AS-China Beri Imbas ke Sektor Properti
International

Perang Dagang AS-China Beri Imbas ke Sektor Properti

13 August 2019 160

Perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok tidak hanya memengaruhi sektor ekonomi, tetapi juga sektor properti. Perang dagang kedua negara tersebut dinilai akan berpengaruh panjang terhadap investasi real estate komersial serta penyewaan perkantoran di Asia.

Colliers International mengeluarkan laporan terkait imbas dari perang dagang tersebut setelah pertemuan terakhir kedua belah pihak, di Shanghai. Dalam laporan disebutkan efek dari ketegangan dua negara tersebut adalah aliran modal properti internasional dan juga kepercayaan terhadap pasar office leasing Asia.

Baca Juga : Coworking Space Masih Jadi Kontributor Besar Penyewaan Kantor Asia

"Walaupun ada permintaan baru-baru ini dari Singapura dan ibu kota Korea Selatan di pasar properti global, ketegangan tampaknya membebani modal Asia ke global, dan global ke Asia," ucap Direktur Eksekutif Riset Asia Colliers Andrew Haskins dalam keterangan tertulis, Senin (12/8/2019).

"Jika perang dagang berlanjut, Hong Kong mungkin akan kehilangan pasar ketimbang kota-kota lain di daratan China," ungkapnya.

Untuk diketahui, ekonomi AS dan China terindikasi lesu. Tahun 2018, IMF menyebut China mengekspor US $481 miliar ke AS. Sementara itu, AS mengekspor US$120 miliar ke China dari total US$601 miliar. Adapun pengenaan tarif 25 persen diberikan untuk produk ekspor China senilai US$250 miliar semakin memperparah perang dagang ini.

Baca Juga : Kota-kota yang Dinobatkan sebagai Silicon Valley-nya Asia

AS juga melanggar kerja sama yang disepakati di Jepang pada Juni 2019 dengan mengumumkan lagi AS akan mengenakan 10 persen tarif bagi semua produk impor China senilai US$300 miliar per 1 September 2019.

 

Sumber : www.bisnis.com

  • Share

Download Now

Subscribe to our Newsletter

Search Office By Building