Mau Diapakan Perkantoran Pemerintahan di Jakarta, Setelah Ibukota Pindah?
News

Mau Diapakan Perkantoran Pemerintahan di Jakarta, Setelah Ibukota Pindah?

04 September 2019 174

Presiden Jokowi telah mengumumkan Ibu Kota pindah dari Jakarta ke Kalimantan Timur. Tepatnya di Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kertanegara.

Semua pusat pemerintahan akan dipusatkan di Ibukota baru. Untuk melengkapi sarana dan prasarana Ibu Kotabaru pemerintah akan membangun gedung kementerian atau lembaga di Ibukota baru.

Lantas bagaimana nasib gedung bekas kantor pemerintahan setelah Ibu Kota pindah? Berikut ini ulasannya:

Disulap Jadi Lahan Bisnis

Nanti gedung-gedung kementerian atau lembaga yang berada di Jakarta akan dijadikan tempat bisnis. Kata Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), Triawan Munaf mengungkapkan gedung-gedung tersebut akan disulap menjadi tempat bisnis. Gedung pemerintahan yang dimaksud adalah bekas kantor kementerian, lembaga dan badan pemerintahan lainnya.

"Jakarta nanti akan menjadi tempat (pusat bisnis). Itu yang namanya kantor-kantor pemerintah nanti akan ditinggalkan oleh mereka itu akan jadi tempat-tempat usaha," ucap Triawan saat ditemui di Menara Batavia, Jakarta, Selasa (27/8/2019).

Tetapi skema perubahan fungsi gedung tersebut masih belum ditentukan. Saat ini hal tersebut masih dalam tahap pembahasan.

"Dan itu ada skema-skema yang sedang dipikirkan oleh pemerintah, bagaimana kantor-kantor ini yang selama ini menjadi beban traffic dan lain-lain bisa menjadi tempat tempat usaha, tempat usaha kreatif gitu kan," kata Triawan.

Gedung akan Disewakan

Sementara itu, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Bambang Brodjonegoro mengatakan nantinya gedung-gedung pemerintahan akan disewakan ke pihak swasta.

Dengan cara disewakan ke pihak swasta, pemerintah akan menghasilkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) untuk membangun Ibu Kota Baru. "Boleh sewakan gedung 30 tahun, semua pemasukan buat dia (pihak swasta). Tapi kita dapat uangnya untuk membangun Ibu Kota baru, itu contoh simplenya," kata Bambang.

Bagaimana Nasib Jakarta?

Setelah Ibukota diputuskan pindah ke Kalimantan Timur, pusat pemerintahan pindah, lalu bagaimana nasib Jakarta? Presiden Jokowi memastikan Jakarta tidak akan dilupakan walau tidak lagi jadi ibukota negara. Jakarta akan terus dikembangkan.

"Jakarta akan tetap prioritas pembangunan. Jakarta akan menjadi kota bisnis, kota keuangan, pusat perdagangan yang berskala regional dan global," terang Jokowi di Istana Negara, Senin (26/8/2019).

Sedangkan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menyebut Jakarta akan tetap menjadi pusat perekonomian, walau ibukota dipindahkan ke Kalimantan Timur. Bahkan, Anies mengaku akan mendorong Jakarta menjadi simpul kegiatan perekonomian global.

"Jakarta kita dorong menjadi simpul perekonomian global. Jakarta akan tetap jadi pusat perekonomian, tidak ada pergeseran," kata Anies di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (26/8/2019).

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menyiapkan proposal pembangunan Jakarta untuk 10 tahun ke depan. Bertajuk urban regeneration. Anggaran yang dibutuhkan Rp 571 Triliun. Dan pemerintah pusat mendukung rencana tersebut.

Disinggung dana yang dibutuhkan untuk program urban regeneration ini, Anies menyebut masih dalam tahap finalisasi di Kementerian Keuangan. Ada tiga fase pelaksanaan yakni fase jangka pendek 2019-2022, fase jangka menengah 2022-2025, dan fase jangka panjang 2025-2030.

 

Sumber : www.merdeka.com

  • Share

Download Now

Subscribe to our Newsletter

Search Office By Building