Perpindahan Ibukota Ikut Dorong Prospek Perkantoran di Nusa Dua
Property

Perpindahan Ibukota Ikut Dorong Prospek Perkantoran di Nusa Dua

07 October 2019 180

Rencana pemindahan ibukota dari Jakarta ke Kalimantan Timur dijadikan kesempatan untuk meraup keuntungan dari komunitas bisnis di Timur Indonesia, khususnya oleh pebisnis di Nusa Dua, Bali. Hal tersebut secara jelas dikemukakan oleh Pamela Hannie selaku Presiden Direktur CREA.

Pamela mengatakan pemindahan ibukota negara ke Kalimantan Timur dipercaya akan meningkatkan Gross Domestic Product atau Produk Domestik Bruto PDB secara nasional hingga 0,1 hinga 0,2%. GDP Indonesia saat ini ada pada USD 1,016triliun.

"Untuk di kawasan timur saya yakin kondisinya akan lebih baik dan maju, terutama dari segi bisnis perkantoran di Bali," kata Pamela Hannie, Presiden Direktur Crea, pada seminar Prospek Tren Bisnis Indonesia, Senin (30/9).

Pamela mengakui bahwa saat ini Jakarta memang menjadi pusat untuk segala hal, mulai pusat pemerintahan, perekonomian, industri, transportasi, pendidikan, bahkan budaya sehingga dari data statistik banyak terjadi kesenjangan serta pemerataan ekonomi terlalu tumpang tindih.

Sementara di Kalimantan, yang berada di tengah Indonesia, menjadi provinsi yang berada dalam cakupan pelayanan jalan nasional sehingga pemindahan ibukota negara diharapkan dapat membentuk pusat ekonomi baru di tengah perlambatan pertumbuhan ekonomi, baik secara nasional ataupun global.

"Untuk itu kami semakin yakin untuk menyelesaikan perkantoran kami di Nusa Dua agar momentumnya tepat," tambah Pamela.

Rencananya, lanjut Pamela, pada awal tahun 2020 nanti Crea akan melakukan soft opening perkantoran premium Crea Nusa Dua. Saat ini proyek pembangunan tersebut sudah memasuki tahap finishing untuk 3 gedung yang terdiri dari 4 lantai.

Gedung yang memiliki luas 21.000 meter persegi itu , dibagun dengan konsep resort dan dilengkapi dengan teknologi komunikasi informasi canggih yang beroperasi 24/7 agar memudahkan investor dan turis international dari berbagai negara untuk berkunjung.

"Sekarang sudah terjual dan tersewa hampir 60% untuk bermacam sektor bisnis, mulai kecantikan estetika, komersial, fintech, hingga transportasi," ucap Pamela.

 

Sumber : www.kompas.com

  • Share

Download Now

Subscribe to our Newsletter

Search Office By Building