Tren Positif Pasar Perkantoran Terdorong Keterbatasan Suplai
Property

Tren Positif Pasar Perkantoran Terdorong Keterbatasan Suplai

12 February 2020 220

Pertumbuhan suplai ruang kantor yang terbatas di kuartal akhir 2019 hingga awal 2020 diprediksi akan menjadi penggerak kinerja pasar properti perkantoran sepanjang tahun ini.

Managing Partner of Strategic Advisory Coldwell Banker Tommy Bastami mengatakan bahwa sepanjang tahun 2019, tambahan suplai ruang perkantoran lebih sedikit jika dibandingkan di tahun 2018.

Menurutnya, hal itu disebabkan karena setelah menghadapi tahun politik, kebanyakan pemilik perkantoran akan lebih fokus untuk mengisi ruang kantor yang dimiliki dibandingkan dengan harus membangun dan menjual yang baru lagi.

Berdasarkan hasil kajian Coldwell Banker Commercial, tambahan suplai perkantoran sepanjang tahun 2019 yang terjadi di Jakarta didiminasi kawasan non-CBD.

“Salah satunya dengan mulai beroperasinya Gedung Jakarta Box Office di area Kebon Sirih. Ini menambah kumulatif suplai yang ada di Jakarta mencapai 8,81 juta meter persegi atau meningkat sebesar 0,4% jika dibandingkan dengan kuartal ketiga 2019,” katanya beberapa waktu lalu.

Adapun, permintaan sepanjang tahun 2019 mencapai sekitar 182.000 meter persegi atau meningkat 23,8% jika dibandingkan pada tahun 2018. Penyerapan yang terjadi paling banyak tercatat pada kuartal pertama 2019.

“Selama kuartal keempat 2019, penyerapan didominasi oleh gedung-gedung grade A di CBD, Jakarta Pusat, dan Jakarta Selatan,” ujarnya.

Dia mengungkapkan, umumnya ruang kantor grade A di kawasan tersebut diserap oleh perusahaan berbasis teknologi seperti fintech, telekomunikasi, dan berbagai perusahaan jasa, ekspansi e-commerce, dan perusahaan coworking space.

  • Share

Download Now

Subscribe to our Newsletter

Search Office By Building