Prediksi Harga Sewa Ruang Perkantoran di Kuartal Kedua 2020
Property

Prediksi Harga Sewa Ruang Perkantoran di Kuartal Kedua 2020

20 May 2020 126

Leads Property Services Indonesia memproyeksikan harga sewa ruang kantor akan tertekan di kuartal kedua 2020, menyusul tantangan besar yang akan dihadapi pasar perkantoran di sepanjang tahun 2020.

Darsono Tan, Senior Director Leads Property mengatakan, bahwa harga sewa kantor dirediksi bisa tertekan hingga mencapai 5% dengan segala sentimen yang ada.

"Saat ini harga sewa ruang perkantoran sudah sangat rendah, apabila bisa turun diperkirakan sampai dengan 5% dari harga transaksi saat ini, tidak bisa terlalu jauh karena harga yang sudah sangat rendah saat ini," katanya pada Bisnis.com, Selasa (19/5).

Leads mencatat bahwa selama kuartal pertama 2020 harga sewa kotor rata-rata menyentuh Rp352.940 per meter persegi per bulan atau tertekan sekitar 2,4% secara kuartalan (quarter to quarter/qoq) atau 4,6% secara tahunan (year on year/yoy).

Sementara harga sewa perkantoran diluar kawasan bisnis rata-rata sebesar Rp247.800 per meter persegi per bulan atau relatif stabil dengan penurunan hanya 0,07% secara QoQ atau tumbuh 2,1% YoY.

Darsono mengatakan bahwa di kuartal kedua ini permintaan ruang perkantoran dipastikan akan berkurang dikarenakan adanya penundaan pengambilan keputusan untuk relokasi dan kurangnya penyerapan ruang perkantoran karena bisnis yang sulit akibat Pandemi Covid-19.

"Oleh sebab itu harga sewa perkantoran juga akan tertekan, dan kita sudah melihat banyak gedung baru yang menawarkan insentif lebih apabila penyewa mau pindah ke gedung mereka," ucapnya.

Dia menambahkan, pasar perkantoran juga sebetulnya sudah memasuki tenants market dari tahun lalu di mana pasokan gedung baru bertambah sangat banyak. Akan tetapi, okupansi gedung perkantoran saat ini, misalnya, di kawasan pusat bisnis (CBD) Jakarta berkisar di 75,95%.

"Artinya penyewa memiliki banyak pilihan untuk relokasi kantor ke gedung yang lebih baru dan harga yang sangat kompetitif," katanya.

Dia juga menyatakan bahwa kemungkinan besar pasar perkantoran akan pulih di pengujung tahun 2022 atau awal tahun 2023 seiring banjirnya pasokan gedung perkantoran baru seperti RDTX Place, Daswin Tower, Thamrin Nine Tower, Indonesia Satu, dan Mori Building.

 

Sumber: www.bisnis.com

  • Share

Download Now

Subscribe to our Newsletter

Search Office By Building