Markas Baru Google, Ada Perkantoran Hingga Taman Rekreasi
News

Markas Baru Google, Ada Perkantoran Hingga Taman Rekreasi

09 September 2020 135

Meski meminta karyawan bekerja dari rumah (work from home/WFH) hingga Juli 2021 akibat pandemi Covid-19, tidak menghalangi Google membuat kantor baru.

Raksasa teknologi yang dipimpin oleh Sundar Pichai ini, telah merancang markas baru layaknya kota kecil.

Selain perkantoran, markas Google tersebut dilengkapi fasilitas publik seperti pertokoan, tempat rekreasi, alun-alun, dan lain sebagainya, yang sarat akan nuansa hijau.

Desain masterplan itu tertuang dalam sebuah proposal bertajuk "Middlefield Park Master Plan".

Kampus Google ini bakal memakan sebagian besar wilayah komplek markas Google yang disebut memiliki luas sekitar 16 hektar alias bukan dibangun di atas tanah atau kawasan baru.

Dari 16 hektar, sekitar 12,3 hektar akan digunakan untuk kawasan perkantoran yang memiliki sekitar 1.850 unit perumahan.

Kawasan ini terhubung dengan stasiun LRT Middlefield, Mountain View, California, Amerika Serikat (AS) untuk memudahkan akses transportasi.

Kemudian, Google akan menyiapkan sekitar 0,27 hektar dan 0,18 hektar yang masing-masing akan difungsikan sebagai kawasan ritel dan tempat untuk menggelar acara umum. Sedangkan, sekitar 4,8 hektar akan disiapkan untuk ruangan terbuka.

Ruangan terbuka ini akan memiliki beragam fungsi sepeti tempat rekreasi, lapangan bola, pusat olaharga air, dan lain sebagainya.

Tempat rekreasi ini juga akan dibuka untuk umum, tak hanya untuk karyawan Google saja.

Rencana pembangunan, atau bisa dibilang perombakan sebagian besar wilayah markas Google ini, bertujuan untuk mengurangi krisis tempat tinggal di wilayah San Francisco, AS.

Selain itu, hal ini juga bertujuan untuk membuat sejumlah karyawan Google dan masyarakat yang tinggal di daerah Middlefield Park, tinggal di sebuah "kota kecil", di mana segala kebutuhan sehari-hari bisa didapatkan dengan mudah hanya dengan berjalan kaki.

"Salah satu ide dari rencana ini adalah untuk menciptakan lingkungan yang memungkinkan warganya memenuhi segala kebutuhan sehari-hari dengan hanya berjalan kaki, baik itu dari rumah maupun tempat tinggal," ujar Google Real Estate Director, Michael Tymoff.

Rencana Middlefield Park Master Plan ini dikabarkan masih berada di tahap awal, sebagaimana dirangkum Telegraph.

Google sendiri belum mengumumkan kapan pihaknya alan memulai dan kapan target dari rencana Middlefield Park Master Plan ini rampung.

Untuk mewujudkan proyek yang bisa dibilang ambisius ini, Google menggandeng salah satu pengembang properti asal Australia, LendLease.


Sumber: www.tribunnews.com

  • Share

Download Now

Subscribe to our Newsletter

Search Office By Building