Anies Tutup Perkantoran, Menteri Airlangga Pilih Jam Kerja Fleksibel
News

Anies Tutup Perkantoran, Menteri Airlangga Pilih Jam Kerja Fleksibel

11 September 2020 146

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto menanggapi kebijakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang akan menutup kembali seluruh perkantoran kecuali 11 sektor yang ditentukan.

Hal ini sebagai efek dari penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) total, atau sama persis yang dilakukan pada periode awal Covid-19 masuk ke Indonesia. Anies memutuskan aktivitas perkantoran dihentikan.

"Terkait perkembangan di Jakarta, minggu depan akan kembali menerapkan PSBB. Namun, kami telah menyampaikan sebagian besar kegiatan perkantoran itu melalui flexible working hours. Sekitar 50 persen di rumah atau 50 persen di kantor," kata Airlangga di acara Rapat koordinasi nasional Kadin Indonesia bidang perindustrian, perdagangan, dan hubungan internasional, Kamis (10/9/2020).

Ia tetap meminta 11 sektor yang dikecualikan tetap beroperasi yakni Kesehatan, Perhotelan, Konstruksi, Industri strategis, Pelayanan dasar dan utilitas publik, Energi Komunikasi dan teknologi informatika, Keuangan, Logistik, Pemenuhan kebutuhan sehari-hari dan juga Bahan pangan.

Selain itu, sudah menyampaikan saran terkait penerapan kebijakan tersebut kepada Pemprov DKI Jakarta. Ia diduga melihat ada kesinambungan antara jumlah kasus yang meningkat dengan kebijakan ganjil-genap yang diterapkan.

"DKI (awalnya) melakukan PSBB penuh, (kemudian) PSBB transisi, dikenakan penuh kembali. Karena sebagian besar dari yang terpapar berdasar data yang ada, 62 persen di Rumah Sakit Kemayoran basisnya akibat transportasi umum. Sehingga beberapa hal, beberapa kebijakan yang
perlu dievaluasi termasuk terkait ganjil genap, dan ini sudah kami sampaikan ke Gubernur DKI," jelasnya.

Anies memutuskan mulai 14 September 2020 kegiatan perkantoran ditiadakan di DKI Jakarta. Sehingga para pekerja harus bekerja dari rumah.

"Pada prinsipnya mulai 14 September 2020 bukan kegiatan usahanya yang berhenti, tetapi bekerja di kantornya yang ditiadakan. Kegiatan usaha jalan terus, kegiatan kantor jalan terus, tapi perkantoran di gedungnya yang tidak diizinkan untuk beroperasi," kata Anies dalam konferensi pers di Balaikota, Jakarta, Rabu (9/9/2020).

 

Sumber: www.cnbcindonesia.com

  • Share

Download Now

Subscribe to our Newsletter

Search Office By Building