Pengaruh Desain Interior Terhadap Perilaku Penghuninya
Interior

Pengaruh Desain Interior Terhadap Perilaku Penghuninya

14 January 2021 161

Bagi kebanykan orang, mendesain rumah ataupu kantor menjadi hal yang penting dilakukan. Maka menggunakan jasa arsitek dan desainer interior merupakan kewajiban tersendiri.

Dengan desain yang baik semua sudut ruangan dalam rumah atau kantor dapat dimanfaatkan secara maksimal.

Lebih dari itu, desain interior ternyata dapat memengaruhi perilaku atau suasana hati dan psikologis penghuninya.

Untuk dapat mengetahui lebih jauh seperti apa dan bagaimana desain interior dapat memengaruhi psikologi dan suasana hati Anda, berikut ini rangkumannya:

1. Atur mood dengan pencahayaan yang tepat

Pencahayaan yang tepat ternyata sangat memengaruhi mood seseorang di dalam ruangan tersebut.

Hal ini sama seperti Anda ketika melihat terbitnya matahari pada pagi hari, suasana hati tentu akan senang, gembira, dan bersemangat.

Cahaya yang terang, redup ataupun gelap akan sangat berpengaruh terhadap suasana hati seseorang.

Karenanya mengatur pencahayaan di dalam ruangan bukan hal yang sia-sia atau tidak masuk akal.

Berikut beberapa fakta sederhana tentang bagaimana cahaya memengaruhi emosi kita.

  • Cahaya terang meningkatkan emosi. Semakin terang cahayanya, semakin intens emosinya.
  • Cahaya biru menaikkan tingkat energi. Namun, matikan pada malam hari jika Anda ingin tidur nyenyak.
  • Cahaya alami meningkatkan kadar serotonin di otak kita dan membuat Anda lebih bahagia. Gunakan pencahayaan alami jika memungkinkan.
  • Selain itu, jika paparan dilakukan dalam jangka waktu tertentu, cahaya alami membantu meringankan gejala depresi. Ini memberi Anda ruang yang lebih bahagia dan lebih sehat.

2. Gunakan cermin untuk perasaan ekspansif

Cermin telah digunakan oleh manusia selama ribuan tahun, tetapi setelah itu, cermin terlalu mahal untuk dimiliki kebanyakan orang.

Namun, dengan penemuan cermin kaca perak modern oleh ahli kimia Jerman Justus von Liebig pada tahun 1835, cermin menjadi terjangkau untuk semua orang.

Di dunia modern, desainer menggabungkan cermin dalam konsep desain mereka untuk setiap ruangan.

Penempatan cermin dinding yang strategis membuka ruangan dan memberi penghuninya perasaan luas.

Saat dipasangkan dengan lampu alami yang memantulkan ke sekeliling ruangan, cermin Anda memancarkan cahaya ke seluruh ruangan dan mengangkat semangat Anda.

3. Warna bangunan mempengaruhi perilaku seseorang

Hal lain yang perlu diperhatikan saat memilih warna adalah musim atau tema desain Anda.

Misalnya, warna-warna hangat musim gugur membangkitkan perasaan yang berbeda dengan warna pastel musim semi.

Apalagi tujuan tiap ruangan di rumah Anda berbeda-beda dan dekorasinya harus sesuai dengan kebutuhan ruangan.

Tentu saja, sebelum Anda memulai desain apa pun, duduklah dan buat daftar pertimbangan khusus dari setiap anggota rumah tangga atau kantor.

Jika Anda mendekorasi ruangandengan penuh perhatian dengan kebutuhan fisik dan emosi semua orang di garis depan desain, proyek Anda dijamin sukses. (www.kompas.com)

  • Share

Download Now

Subscribe to our Newsletter

Search Office By Building