2017, Bukan Tahun yang Ideal Bangun Gedung Perkantoran
Property

2017, Bukan Tahun yang Ideal Bangun Gedung Perkantoran

10 April 2017 341

Pasar perkantoran Jakarta yang saat ini mengalami kelebihan pasokan ketimbang permintaan. Memaksa para pengembang untuk mengurungkan niat merilis proyek baru.

"Mereka sudah lebih aware, bahwa situasi saat ini sudah tidak ideal untuk merilis atau membangun gedung perkantoran," kata Senior Associate Director Research Colliers International Indonesia Ferry Salanto kepada KompasProperti, Selasa (4/4/2017).

Menurut Ferry, tingkat serapan tahun ini hanya 200.000 sampai 250.000 meter persegi dari total pasokan sekitar 720.000 meter persegi untuk perkantoran sewa di kawasan Central Business District (CBD) Jakarta.

Tingkat serapan di kawasan non-CBD Jakarta lebih rendah lagi, yaitu kurang dari 30.000 meter persegi dari total pasokan yang masuk seluas 200.000 meter persegi.

Kondisi over supply tersebut tentu saja memengaruhi harga sewa penawaran atau asking price, dan tingkat hunian.

Senior Associate Director Office Service Colliers International Indonesia Sutrisno R Soetarmo mengungkapkan, harga penawaran sewa kantor rata-rata terkoreksi 30 persen.

"Benar-benar terburuk sepanjang sejarah. Hal ini terjadi di kawasan CBD dan non-CBD Jakarta untuk seluruh ruang kantor lama, dan baru," ujar Sutrisno.

Jika asking price saja mengalami penurunan sebesar itu, bagaimana dengan harga sewa transaksi?

Sutrisno membeberkan angka-angka di luar perkiraan. Menurut dia, harga sewa yang ditransaksikan hanya 50 persen dari harga penawaran.

Dia mencontohkan, ruang perkantoran baru di area Rasuna Said, Sudirman, dan Gatot Subroto. Harga penawaran Rp 250.000 meter persegi perbulan, bisa turun jadi hanya Rp 125.000 permeter persegi perbulan.

Fenomena ini menjadikan tingkat hunian perkantoran di kawasan CBD dan luar-CBD Jakarta menjadi di bawah 85 persen.

Ada pun profil perusahaan yang menyerap ruang-ruang kantor sewa dan strata title di kuartal I dan II tahun ini adalah perusahaan e-commerce, konsultan perpajakan, keuangan, dan asuransi.

  • Share

Download Now

Subscribe to our Newsletter

Search Office By Building