Ibu Kota Baru Butuh Gedung Perkantoran hingga Drainase yang Baik
News

Ibu Kota Baru Butuh Gedung Perkantoran hingga Drainase yang Baik

21 July 2017 152

Rencana pemindahan ibu kota negara ke luar Pulau Jawa membutuhkan kesiapan infrastruktur hingga pendanaan. Deputi Bidang Koordinasi Percepatan Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Wahyu Utomo mengatakan, pemindahan ibu kota negara layaknya membangun sebuah kota baru.

"Kita akan lihat kebutuhannya kan seperti bangun kota baru," kata Wahyu, dalam sebuah jumpa pers di Restoran Pulau Dua, Kompleks Taman Ria Senayan, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Wahyu mengatakan, infrastruktur dasar yang dibutuhkan untuk membangun sebuah kota adalah bangunan perkantoran, sumber air bersih, drainase, dan perumahan. Infrastuktur pendukung seperti listrik dan telepon juga tidak kalah penting.

"Kan kita tahu infrastruktur yang dibutuhkan paling tidak dari sistem bangunan drainase airnya berapa liter per kubik itu perlu riset kemudian jalan dan rumah yang kerja disitu," ucapnya.

Menurutnya, lokasi pemindahan ibu kota harus dikaji secara matang. Jika dipindahkan ke Palangkaraya akan membutuhkan anggaran yang cukup besar. Karena struktur tanah di kota tersebut mayoritas gambut dan jauh berbeda dengan Pulau Jawa.

"Kalau tanah gambut tentu butuh dana yang lebih besar dan ini sedang dipelajari oleh Bappenas dari sisi lokasinya dikaitkan dengan kondisi tanah dan accessibility-nya," kata Wahyu.

Selain itu, lokasi ibu kota negara juga harus mudah diakses, contohnya, dekat dengan pelabuhan dan bandara. Meski begitu, pemerintah masih menunggu kajian Kementerian Perencanaan Pembangunan (PPN)/Bappenas yang ditargetkan rampung pada akhir 2017.

"Belum tahu kan sedang dikaji dan dibandingkan dengan pengalaman negara lain," ujarnya.

Sebelumnya Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro sempat mengatakan, ada beberapa kota kandidat yang berpotensi jadi ibu kota baru. Dia mengakui salah satu kota yang menjadi kandidat adalah Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Bambang menuturkan, saat ini tim Bappenas tengah menganalisis kriteria wilayah, kemudian kesiapan dan ketersediaan lahan, hingga sumber pendanaan untuk pembangunan ibu kota baru tersebut. Rencana pemindahan ibu kota negara mencuat kembali karena dinilai adanya kebutuhan pembentukan pusat ekonomi baru.(metrotvnews.com)

  • Share

Download Now

Subscribe to our Newsletter

Search Office By Building