Pabrik Semen Disulap Jadi Rumah dan Kantor yang Elegan
Property

Pabrik Semen Disulap Jadi Rumah dan Kantor yang Elegan

05 October 2017 100

Kehebatan seorang arsitek, tidak selalu merancang bangunan monumental. Keahlian mereka mendesain dan juga menata sebuah bangunan juga kerap ditunjukkan melalui kelihaian mereka menyulap bangunan tidak layak huni menjadi sangat elegen.

Profesi ini menuntut tantangan tersendiri terkait keindahan dari sebuah struktur bangunan. Seorang arsitek bisa mengubah bangunan yang sudah tidak rusak, menjadi segar kembali dan layak huni.

Seperti Ricardo Bofill seorang arsitek berkebangsaan Spanyol. Dia menyulap pabrik semen tua di negaranya menjadi hunian sekaligus kantor yang sangat nyaman.

Berkat keahlian Ricardo, bekas pabrik tua itu kini di kelilingi taman yang ditanami pohon kayu putih, zaitun, cemara, dan tanaman merambat. Berawal pada tahun 1973 saat Ricardo menemukan pabrik semen tua yang sudah tidak beroperasi lagi sejak Perang Dunia I usai.

Ricardo sangat tertarik dengan bangunan bekas pabrik yang letaknya ada di pinggiran Kota Barcelona, Spanyol tersebut. Pabrik semen tua yang tidak lagi digunakan selama puluhan tahun itu sangat tidak layak huni. Semak belukar tumbuh hampir di setiap sudut bangunan pabrik. Lumut tebal juga menempel di seluruh dinding. Ketika malam hari, pabrik tua itu seperti bangunan angker.

Namun, fisik bangunan masih sangat kokoh. Setelah dibeli, Ricardo melakukan perombakan besar-besaran. Renovasi dilakukan selama dua tahun tanpa merubah bentuk dan struktur bangunan.

Ricardo beserta timnya menghabiskan waktu selama satu setengah tahun untuk mendekonstruksi ruangan. Merubah lapisan gedung untuk memperbaiki dinding dan mengubah kamar menjadi ruang tamu, kamar tidur perpustakaan, dan sebuah ruang studio arsitek.

Pabrik tua yang dijuluki La Fabrica itu dibagi menjadi empat bagian. Bagian pertama studio tempatnya bekerja, ruang eksibisi besar berjuluk The Cathedral, ruang tamu, dan sebidang taman. Bangunan ini juga memiliki terowongan bawah tanah sepanjang 4 kilometer.

Walaupunpun kini bangunan sudah bisa ditempati, tapi Ricardo belum puas. Dia berniat melanjutkan renovasi besar-besaran selanjutnya. “Sekarang tinggal dan bekerja di sini menjadi jauh lebih nyaman dibanding tempat lain. Ini menjadi tempat satu-satunya bagi saya untuk berkonsentrasi dengan baik dan menciptakan ide-ide,” kata Ricardo Bofill.(accs/juaranews.com)

  • Share

Download Now

Subscribe to our Newsletter

Search Office By Building