Menyamar jadi debt collector, Polisi ini justru perbaiki rumah warga tak mampu
News

Menyamar jadi debt collector, Polisi ini justru perbaiki rumah warga tak mampu

07 November 2017 3216

Sebuah rumah di kecamatan Wonosalam, Kabupaten Demak milik seorang warga bernama Suwarti yang biasanya sunyi senyap, siang itu berubah menjadi ramai lantaran rumah tersebut disambangi 5 anggota Reserse Polres Demak yang berpenampilan sangar dan berambut gondrong. Dibawah pimpinan Kasatreskrim Polres Demak AKP Tri Agung, para anggotanya pun menggedor paksa pintu rumah janda beranak 1 tersebut.

Pintu rumah tersebut akhirnya dibuka oleh Prastiwi, anak semata wayang dari Suwarti yang masih berumur 20 tahun. Wajah Prastiwi terlihat takut dan pucat pasi melihat tamu yang datang berwajah sangar itu. Kemudian salah seorang anggota reserse berkumis tebal bertanya dengan nada agak tinggi pada Prastiwi, “ibumu mana? Hari ini kalau tak bayar hutang 20 juta, rumah ini akan kami sita”. Mendengar kata kata itu, Prastiwi langsung lari menemui ibunya kemudian memeluknya dengan erat, khawatir rumahnya akan disita.

Tanpa basa basi lima anggota Reserse Polres Demak yang sedang dalam penyamaran tersebut langsung masuk kedalam rumah dan menegaskan maksud kedatangan mereka kesana. Merasa tak memiliki hutang, Suwarti takut dan kebingungan jika rumahnya disita, lantas ia dan anak semata wayangnya akan tinggal dimana. Suwarti pun mengharapkan agar rumahnya tidak jadi disita.

Tiba tiba, Kapolres Demak AKBP Sonny Irawan masuk dan langsung menenangkan Suwarti. Ia memohon maaf dan berkata bahwa rumahnya tidak akan disita, hal tersebut tadi hanyalah sandiwara yang dimaksudkan untuk memberikan surprise kepada Suwarti karena rumahnya akan direnovasi.

Mendengar penjelasan dari AKBP Sonny Irawan, sontak Suwarti langsung menangis dan memeluk orang nomor 1 di Polres Demak itu. Tangis haru Suwarti berubah menjadi tangis bahagia. Sejumlah Perwira Polres Demak yang turut hadir menyaksikan adegan tersebut pun tak kuasa untuk menitikkan air mata bahagia. Suwarti pun turut mendoakan agar Kapolres beserta jajarannya diberikan kesehatan dan keselamatan dalam melaksanakan tugas serta lebih dicintai lagi oleh masyarakat.

Tak lupa AKBP Sonny juga menjelaskan bahwa program perbaikan atau bedah rumah tersebut merupakan rangkaian program Kapolres Demak dalam rangka turun langsung untuk membantu masyarakat melalui zakat profesi anggota Polri. Sebelum melakukan bedah rumah, anggotanya terlebih dahulu diturunkan untuk melakukan survey agar tidak salah sasaran.

Sungguh sebuah kegiatan yang sangat mulia dan patut dicontoh oleh kita semua. Tidak harus dengan hal yang sama seperti apa yang dilakukan oleh rekan rekan dari Polres Demak. Namun, mulai lah dari hal terkecil disekitar kita.

  • Share

Download Now

Subscribe to our Newsletter

Search Office By Building