Untuk Beli Ruang Kantor, Waskita Karya Gelontorkan Rp 656 Miliar
Property

Untuk Beli Ruang Kantor, Waskita Karya Gelontorkan Rp 656 Miliar

19 December 2017 457

PT Waskita Karya Tbk mengumumkan bahwa sudah melakukan transaksi. Transaksi tersebut berbentuk pembelian ruang kantor.

Shastia Hadiarti, selaku Sekretaris Perusahaan Waskita Karya menjelaskan, bahwa pihaknya sudah melakukan transaksi afiliasi dengan KSO (Kerja Sama Operasi) RNI Waskita senilai Rp 656,98 miliar. Transaksi tersebut untuk pembelian beberapa unit ruang kantor seluas 16.266 meter persegi di Waskita Rajawali Tower.

"Transaksi ini adalah transaksi afiliasi sebagaimana diatur di dalam Peraturan Bapepam-LK No.IX.E.1," katanya dilansir dalam keterbukaan informasi, Rabu (22/11/2017).

Transaksi afiliasi adalah transaksi dengan perusahaan atau pihak lain yang memiliki hubungan (terafiliasi) dengan perusahaan. Dalam hal ini KSO RNI Waskita memiliki hubungan dengan Waskita Karya.

KSO RNI Waskita sendiri merupakan bentukan kerjasama antara PT Rajawalli Nusantara Indonesia dengan PT Waskita Karya Realty (WKR) yang 99,99 persen sahamnya dimiliki oleh Waskita Karya Tbk.

"Berdasarkan informasi manajemen, anatara perseroan dan pihak yang akan melakukan transaksi terdapat hubungan afiliasi dari sudut kepemilikan," terangnya.

Shastia mengatakan, pihaknya melakukan pembelian aset tersebut dengan pertimbangan bahwa perseroan membutuhkan ruang kantor yang lebih banyak. Saat ini manajemen Waskita Karya berkantor di Gedung Pusat yang bearada di Jl MT Haryono Kav 10, Cawang Jakarta timur.

Kantor tersebut digunakan oleh 4 unit bisnis, 10 unit kerja dan 2 anak perusahaan yakni PT Waskita Karya Realty dan PT Waskita Karya Energy. Direksi Waskita Karya Tbk pun tidak menempati gedung tersebut dan berkantor di Gedung Teraskita.

"Gedung sudah tidak lagi mencukupi kebutuhan perusahaan. Di sisi lain penambahan kapasitas gedung tidak memungkinkan karena terkendala aspek teknis seperti ketersediaan lahan dan keselamatan penerbangan lantaran dekat dengan Bandara Halim Perdana Kusuma," ujarnya.

Dana transaksi pembelian ruang perkantoran tersebut berasal dari kas perseroan. Nilai tersebut setara dengan 2,99 persen dari ekuitas perseroan sebesar Rp 21,9 triliun.

Perseroan mengeluarkan dana untuk membeli unit kantor tersebut karena Waskita Rajawali Tower dibangun berdasarkan kerjasama antara Waskita Karya Realty dengan Rajawalli Nusantara Indonesia. Sehingga ada hak Rajawalli Nusantara Indonesia atas properti tersebut.

Waskita Rajawali Tower yang berlokasai di kawasan MT Haryono tersebut ditargetkan akan selesai pada kuartal Pertama 2019. Pembangunan gedung tersebut dikerjakan di atas lahan milik Rajawalli Nusantara Indonesia dengan luas 7.025 meter persegi. Dan gedung tersebut akan dibangun setinggi 15 lantai. (dna/dna/accs)

 

Sumber

  • Share

Download Now

Subscribe to our Newsletter

Search Office By Building