Generasi Milenial Merubah Konsep Ruang Kantor Masa Kini
Interior

Generasi Milenial Merubah Konsep Ruang Kantor Masa Kini

02 February 2018 389

Generasi milenial yang membawa sejumlah harapan serta mendorong transformasi di sana-sini.

Kemajuan inovasi teknologi yang cepat dan pengaruh gaya hidup generasi milenial ikut mendorong perubahan sistem dan tempat kerja berbagai perusahaan di dunia.

Kantor yang semula hanya menjadi tempat kerja, perlahan berubah menjadi tempat bersosialisasi dan berekreasi.

Baca Juga: Tanaman dalam Ruang Kantor Dapat Cegah Stres dan Tangkal Bakteri

Fenomena ini terungkap dalam hasil studi ISS bersama Copenhagen Institute for Future Studies (CFIS) yang bertajuk “Masa Depan Kerja, Tenaga Kerja, dan Tempat Kerja”.

Studi dilakukan terhadap lebih dari 4.500 profesional di berbagai belahan dunia. Hasil riset tersebut menyebutkan bahwa jumlah pekerja yang bergerak (mobile) kini mencapai 37 persen dari total tenaga kerja dunia, atau mencapai 1,3 miliar tenaga kerja.

Chief Marketing Officer Group ISS Peter Ankerstjerne mengatakan, kondisi tersebut membuat sejumlah tantangan yang dihadapi para pemimpin di berbagai perusahaan, antara lain hanya 50 persen meja kantor yang terisi, hanya 15 persen karyawan yang merasa terikat dengan kantor, dan adanya penurunan kebutuhan terhadap ruang kantor.

“Cara dan tempat kita bekerja saat ini akan sangat berbeda pada tahun 2020 mendatang. Jumlah milenial yang menginginkan keberagaman dan fleksibilitas dalam kantornya akan semakin besar,” ucapnya, Minggu (21/1/2018).

Dia menambahkan, evolusi juga terjadi pada tren desain ruang kantor yang awalnya bersifat formal dan hierarkis, saat ini berganti ke ruang kerja berbasis aktivitas.

Perubahan itu dilakukan untuk memberikan rasa nyaman kepada setiap karyawannya, sekaligus memberikan wadah untuk bersosialisasi guna meningkatkan rasa keterikatan karyawan dengan tempatnya bekerja.

Sarana bersosialisasi yang menyenangkan ini juga membantu para pengambil keputusan membangun budaya perusahaannya kepada seluruh pegawai.

“Pemanfaatan ruang kantor yang tidak terpakai untuk ruang aktivitas akan membantu membangun budaya perusahaan, dan kerja kolaboratif. Bagaimanapun, adanya budaya perusahaanlah yang membuat satu perusahaan teknologi seperti HP memiliki karakter yang berbeda dengan IBM atau Yahoo,” katanya.

Baca Juga: Manfaatkan Ruang Kosong di Rumah Jadi Kantor Minimalis

Menurutnya, tempat kerja kini tidak lagi hanya sebatas fasilitas, namun lebih berbasis pengalaman. Tidak mengherankan jika tren kantor bersama atau yang dikenal sebagai co-working space akan semakin menjamur dimana-mana.

Bahkan, dengan semakin berkembangnya teknologi yang memudahkan akan membuat semakin banyak orang bekerja dari rumah. Garis batas antara bekerja dengan liburan pun menjadi semakin samar.

 

 

Sumber: Bisnis.com

  • Share

Download Now

Subscribe to our Newsletter

Search Office By Building