Sandiaga Akan Pindahkan PKL Melawai ke Gedung Perkantoran
News

Sandiaga Akan Pindahkan PKL Melawai ke Gedung Perkantoran

05 March 2018 328

Rencana Pemerintah Provinsi DKI memberikan izin kepada PKL kawasan Melawai berjualan di trotoar mendapat kritik dari berbagai pihak. Bahkan PKL di wilayah lain juga melakukan aksi unjuk rasa agar diberikan kesempatan yang sama dengan PKL di kawasan Melawai dan Tanah Abang.

Melihat rencana kebijakan yang didasarkan atas diskresi kepala daerah mendapatkan banyak kritik dan polemik diantara PKL Ibu Kota, maka Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno menarik kembali rencana Pemprov tersebut. PKL di kawasan Melawai, Jakarta Selatan ini, tidak akan berjualan di trotoar, namun akan dicarikan lokasi sementara di dalam gedung perkantoran di daerah sekitar Melawai.

“Iya, saya lagi coba bicarakan. Menariknya, masyarakat sangat mendukung dan PKL mau diberikan penataan. PKL juga mau diberikan pelatihan dan pendampingan. Jadi itu Insya Allah itu akan kita tempatkan dan saya ingin memohon kepada para pemilik gedung, ayolah sediakan tempat untuk makan bagi para pegawai, karyawannya. Karena jika tidak disediakan tempat makan, mereka akan cari makan di luar,” kata Sandiaga di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat, Jakarta, Jumat (2/3).

Sandiaga Uno akan intensif melakukan dialog dengan para pengelola atau pemilik gedung di sekitar Melawai. Karena ia tak ingin, trotoar digunakan untuk tempat berjualan PKL. Trotoar harus dimanfaatkan warga sesuai dengan fungsinya, yaitu untuk pejalan kaki.

“Saya maunya seperti itu. Nanti kita coba bicarakan sama para pemilik gedung di sekitar Melawai. Kita maunya juga bahwa trotoar itu digunakan sesuai fungsinya. Untuk memuliakan pejalan kaki,” terangnya.

Apakah nanti mereka (PKL) harus membayar sewa tempat didalam gedung atau tidak, Sandiaga akan mencari format yang tepat. Poinnya, harus saling menguntungkan antara PKL dan pemilik gedung.

“Ya nanti kita cari formatnya yang saling menguntungkan,” kayanya.

Saat ini, Sandiaga sudah menginstruksikan Lurah Melawai bersama Suku Dinas Koperasi, Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perdagangan (KUMKMP) Jakarta Selatan untuk mencarikan lokasi sementara para PKL bisa berjualan. Sampai nantinya mendapatkan lokasi permanen untuk melanjutkan usaha mereka.

Sumber: Berita Satu

“Kan ada 75 PKL disana. Kita ingin mereka ikuti pelatihan OK OCE dan kita harapkan ada peningkatan pendapatan. Nah kuncinya harus disediakan tempat disitu. Lokasi sementaranya. Saya sekarang sedang minta Ibu Lurah dan juga Suku Dinas KUMKMP DKI di wilayah Jakarta Selatan untuk mencoba mencari dimana lokasi sementaranya,” pungkasnya.

  • Share

Download Now

Subscribe to our Newsletter

Search Office By Building