Wanita ini tuntut dua perusahaan sebesar 1 triliun rupiah karena kecanduan rokok
News

Wanita ini tuntut dua perusahaan sebesar 1 triliun rupiah karena kecanduan rokok

14 March 2018 1378

Merasa dirinya telah dirugikan akibat rokok, seorang warga berusia 50 tahun yang bernama Rohayani mengirimkan somasi kepada dua perusahaan rokok nasional, PT Gudang Garam Tbk dan PT Djarum. Rohayani pun mendaulat pengacara senior Todung Mulya Lubis dan Azas Nainggolan dari Solidaritas Advokat Publik untuk Pengendalian Tembakau Indonesia untuk membantu melancarkan langkahnya.

Todung pun berkata pada saat jumpa pers di Equity Tower pada hari Jumat 9 Maret 2018. "Kami mengajukan somasi kepada Djarum dan Gudang Garam selaku pelaku usaha yang memproduksi dan mengedarkan rokok yang dikonsumsi klien kami 1975 sampai 2000 sehingga ia mengalami kecanduan dan penurunan kualitas tingkat hidup"

Kepada PT Gudang Garam, pihak Rohayani menuntut ganti rugi sebesar Rp 178.074.000 sebagai ganti rugi dari dana yang dihabiskan Rohayani untuk membeli produk rokok ini, dan santunan senilai 500 miliar rupiah. Dilain pihak, PT Djarum Tbk pun dituntut untuk membayar ganti rugi Rp 293.068.000, ditambah santunan senilai 500 miliar rupiah. Lalu jika ditotal, tuntutan dari Rohayani mencapai lebih dari 1 triliun rupiah.

Kemudian, ada satu alokasi lagi yang dituntut kepada dua perusahaan tersebut sebagai biaya untuk perawatan kesehatan Rohayani. Todung pun melanjutkan bahwa biaya perawatan kesehatan untuk Rohayani akan dihitung terlebih dahulu. Menurut Todung, surat somasi ini dikirimkan kepada dua perusahaan pada 19 Februari 2018 yang lalu, sementara diakui Todung kedua perusahaan baru menerimanya pada awal Maret lalu.

Sementara Todung menjelaskan, terkait somasi yang dilayangkan pihaknya akan menunggu pembayaran ganti rugi hingga tujuh hari mendatang. Jika tuntutan itu tak dilaksanakan, ada kemungkinan pihaknya akan membawanya ke ranah hukum.

  • Share

Download Now

Subscribe to our Newsletter

Search Office By Building