Intiland: Pasar Perkantoran di Surabaya Masih Menjanjikan
Property

Intiland: Pasar Perkantoran di Surabaya Masih Menjanjikan

06 September 2017 196

Potensi bisnis perkantoran masih menjanjikan. PT Intiland Development Tbk membuktikan hal tersebut dengan penjualan perkantoran yang terus meningkat, bahkan pemasukan perseroan tahun ini disumbang dari penjualan ruang perkantoran sebesar 30 persen.

Chief Operating Officer (COO) Intiland Sinarto Dharmawan mengatakan, meski daya beli masyarakat masih rendah, penjualan perkantoran tetap stabil. Banyak pemodal yang memilih menanamkan uangnya untuk membeli perkantoran.

"Apalagi jika perkantoran itu ada di kawasan superblock maupun mixed use," katanya saat ditemui di sela-sela Toping Off Praxis Superblock, Surabaya, Rabu (30/8).

Menurutnya, nilai tambah produk jadi alasan utama buruan para investor untuk membeli sebuah perkantoran. Ditambah lagi dengan lokasi perkantoran yang ada di pusat kota.

"Jadi bukan hanya untuk investasi jangka pendek. Mereka juga bisa memiliki kantor di pusat Kota Pahlawan," ucap dia.

Di Surabaya, tambah Sinarto, dibutuhkan pengembangan kota terpadu, sehingga konsep mixed use dapat diterima dengan baik. Aktivitas warganya juga dilakukan secara efisien dalam satu kawasan.

Para warga juga tidak perlu menghabiskan banyak waktu di jalan untuk bekerja dan tinggal, sehingga tingkat kemacetan bisa ditekan. Mereka tak perlu menggunakan kendaraan untuk pergi maupun pulang kerja.

"Perkantoran di Praxis akan kami tunjang dengan hotel, apartemen serta dua lantai sebagai food and beverage," terangnya.

Dia pun menjelaskan, Praxis berdiri di lahan seluas 1,1 hektare yang berada di pusat Kota Surabaya. Selain perkantoran sebanyak 185 unit, pihaknya juga menyediakan satu tower apartemen 28 lantai dengan total 289 unit.

"Kalau hotelnya setinggi 19 lantai. Kami juga menyediakan ruang serbaguna, gymnasium, dan juga ruang ritel dengan luas bangunan mencapai 102.498 meter persegi," paparnya.

Sementara untuk harga, pihaknya melepas satu unit perkantoran seharga Rp 1,4 miliar dan harga apartemen mulai dari Rp 1,3 miliar. Pasar perkantoran yang masih potensial dibuktikan dengan pembelian sebanyak 65 persen dari total dua lantai perkantoran. Pihaknya juga optimis hingga akhir tahun ini penjualan terus meningkat. "Bisa lebih baik dari tahun sebelumnya," katanya.

Direktur Marketing PT Intiland Grande Harto Laksono menuturkan, target tahun ini untuk beberapa proyek Intiland di Surabaya mencapai Rp 1 triliun. Dari target itu, sumbangsih perkantoran memang cukup besar, yakni 30 persen, perkantoran mulai mengejar penjualan hunian.

Konsep mixed use dinilai membantu dalam penjualan. Pihaknya memberikan kesempatan untuk membeli rumah, apartemen, SOHO, perkantoran dan ritel di Surabaya.

Sepanjang tahun ini, Intiland menawarkan berbagai proyek baru yang ada seperti perumahan  Graha Natura, apartemen Graha Golf, Praxis, Sumatra 36, The Rosebay dan juga perkantoran Spazio Tower.(sindonews/properti)

  • Share

Download Now

Dapatkan Pemberitahuan Dari Kami

Cari Kantor Dengan Gedung