Bikin Gedung Hemat Energi Tidak Harus Mahal
Property

Bikin Gedung Hemat Energi Tidak Harus Mahal

03 October 2017 137

Para kontraktor atau pengembang cenderung kurang berminat membangun gedung hemat energi. Karena, membangun gedung hemat energi seringkali dinilai lebih mahal daripada gedung konvensional.

Direktur PT Multimedia Land, Thomas Sigit pun membantah hal tersebut dengan mencontohkan gedung perkuliahan Universitas Multimedia Nusantara (UMN) terbaru, PK Ojong-Jakob Oetama Tower.

Seperti pendahulunya yaitu gedung New Media, PK Ojong-Jakob Oetama Tower dibangun dengan konsep desain pasif.

Penggunaan desain pasif sudah terbukti bisa mengurangi konsumsi energi listrik secara signifikan.

"Gedung ini dibangun dengan biaya Rp 5 juta per meter persegi. Itu artinya tidak berarti mesti mahal. Dari pengalaman gedung yang lalu kita juga sudah lakukan seperti ini," kata Thomas saat peresmian PK Ojong–Jakob Oetama Tower, di Gading Serpong, Tangerang, Banten beberapa waktu lalu.

Thomas juga mengatakan, gedung yang memiliki 19 lantai ini pembangunannya dimulai sejak Januari tahun 2016 dan peresmiannya akan dilakukan sesuai rencana 20 bulan setelahnya.

Jika dibandingkan dengan New Media seluas 32.000 meter persegi, luas PK Ojong-Jakob Oetama Tower sekitar 1,5 kalinya, yaitu 45.000 meter persegi.

Baik New Media ataupun PK Ojong-Jakob Oetama berfasad kulit ganda. Hal ini memungkinkan ruangan bisa lebih sejuk meski tanpa pendingin udara.

Tak hanya itu saja, gedung ini juga mengaplikasikan teknologi teranyar yang mampu menekan penggunaan energi secara keseluruhan.

Teknologi tersebut antara lain adalah penggunaan lampu LED serta penggunaan magnetic chiller yang dapat mengurangi konsumsi energi listrik hingga 30% jika dihitung dengan beban yang sama.

  • Share

Download Now

Dapatkan Pemberitahuan Dari Kami

Cari Kantor Dengan Gedung