Kuartal Kedua 2020, Harga Sewa Perkantoran Terus Anjlok
Property

Kuartal Kedua 2020, Harga Sewa Perkantoran Terus Anjlok

26 June 2020 119

Konsultan properti Coldwell Banker Commercial (CBC) menilai, walau pemerintah mulai menerapkan new normal dengan membuka pusat-pusat bisnis dengan protokol kesehatan. Hal tersebut belum mengangkat pasar perkantoran di Jakarta. Bahkan sampai kuartal kedua diperkirakan harga sewa kantor terus tertekan diatas 5 persen.

Managing Partner Coldwell Banker Commercial (CBC) Tommy H Bastamy mengatakan, perkantoran hingga kuartal kedua tahun ini dari sisi okupansi tidak akan alami perubahan, meski adanya pandemi Covid-19. Justru yang terkena dampak adalah, sewa perkantoran alami penurunan, karena banyak perusahaan mau star-up yang tidak mau ekspansi dan menambah ruang kantor baru.

“Kalau tingkat hunian, tidak terlalu banyak bergerak dan sampai drop. Nah kalau untuk harga tercatat oleh kami bahwa cenderung terus menurun bahkan bisa lebih dari 5 persen. Dibandingkan kuartal pertama hanya turun 5 persen,” kata Tommy, kepada Investor Daily, beberapa waktu yang lalu.

Menurut Tommy, kinerja pasar perkantoran pada akhir tahun sudah mulai bergerak naik, dan banyak perusahaan penyedia Co-working space meningkat, termasuk di awal tahun. Namun setelah pemerintah umumkan adanya Pandemi Covid-19, sewa perkantoran terus alami penurunan yang cukup tajam.

Karena banyak perusahaan ataupun investor yang menunda ekspansi dan membutuhkan perkantoran baru, satu sisi pasokan perkantoran juga masih cukup besar. Sehingga harga sewa alami koreksi cukup signifikan.

“Hal ini yang harus diperhatikan oleh para pemilik gedung dan juga penyewa mempunyai peluang besar untuk meraih harga yang cukup murah untuk ruang sewa,” ucapnya.

Sebelumnya, konsultan properti Colliers International Indonesia menilai dampak dari pandemi virus corona berimbas cukup besar bagi sektor perkantoran di Jakarta. Dimana banyaknya karyawan yang bekerja di rumah dan juga dirumahkan ini, harga sewa perkantoran di Jakarta alami tekanan.

“Kami melihat bahwa harga sewa terus alami tekanan ke bawah yang disebabkan oleh pelemahan pasar yang sedang berlangsung saat ini,” ungkap Senior Manager Research Colliers International Indonesia, Eko Arfianto.

Hasil riset Colliers menyebutkan bahwa, harga sewa rata-rata perkantoran di kawasan (central business district) CBD selama kuartal pertama 2020 ini adalah Rp270.859, atau turun 7 persen secara tahunan.

Sementara itu, permintaan sewa di gedung yang baru beroperasi tercatat hampir 10 persen lebih rendah dari rata-rata saat ini di kawasan CBD Jakarta.

“Rata-rata sewa untuk bangunan grade A dan Premium di CBD turun 9,4 persen secara Year on year menjadi Rp 297.634,” katanya.

Eko melihat bahwa ada koreksi harga sewa pada tahun 2020 akibat pandemi Covid-19, karena aktivitas leasing termasuk sewa yang sudah dilakukan akan berkurang. Rata-rata harga sewa kantor di CBD hingga akhir tahun 2020 diperkirakan akan turun hingga 3,5 persen dibandingkan tahun 2019.

“Penurunan harga sewa pada tahun 2020 akan menjadi yang tertinggi selama tiga tahun terakhir,” katanya.

 

Sumber: www.investor.id

  • Share

Download Now

Subscribe to our Newsletter

Search Office By Building