7 Tips Berkonsentrasi di Tengah Kebisingan Kantor
Tips, Health & Lifestyle

7 Tips Berkonsentrasi di Tengah Kebisingan Kantor

21 February 2018 428

Kemampuan berkonsentrasi sangat diperlukan ketika bekerja di kantor. Tanpa hal itu, pekerjaan bisa berantakan. Tetapi, ada kondisi tertentu ketika otak benar-benar susah untuk berkonsentrasi karena kondisi kantor yang ramai, dering telepon hingga rekan kerja yang tengah berbincang.

Tidak ada cara instan yang membuat otak dapat berkonsentrasi dengan maksimal. Tetapi, ada beberapa langkah yang patut dicoba agar bisa konsentrasi ketika bekerja. Di antaranya daengan cara beristirahat yang cukup, mematikan notifikasi surat elektronik, atau membuat daftar prioritas.

Baca Juga: 4 Tips Ampuh untuk Lawan Rasa Kantuk di Kantor

1. Istirahat cukup

Jochen May, seorang penulis dan pelatih asal Jerman berkata, jika seseorang memiliki malam yang buruk, tentu ia akan memiliki hari yang buruk. Kurang tidur di malam hari, membuat orang tidak bisa menunjukkan performa maksimal di tempat kerja.

Ini juga berlaku ketika bekerja. Orang seharusnya mengambil jeda waktu untuk beristirahat di sela waktu reguler bekerja. "Anda cuma bisa konsentrasi selama sekitar 90 menit dalam hal apapun," tambah Jochen, seperti dikutip dari Star2.

Setelah bekerja selama empat jam, orang butuh waktu jeda untuk istirahat. Jochen menyarankan untuk pergi keluar kantor untuk sekadar berjalan-jalan sebentar.

2. Matikan notifikasi surel

Menurut career coach yang juga berasal dari Jerman, Ute Boelke, notifikasi email mirip dengan tetesan air yang konsisten. Tiap notifikasi email yang masuk dapat membuat fokus terpecah. Ia berkata, hal terbaik yang dapat dilakukan ialah mematikan notifikasi email ketika melakukan hal lain. Lalu, sediakan waktu untuk menghadapi 'serbuan' email tersebut. Lagipula, orang tidak berkewajiban untuk membalas email yang masuk dalam sekali duduk.

3. Matikan ponsel

Seperti notifikasi email, bunyi ponsel juga bisa membuyarkan fokus. Ute menyarankan, jika seseorang tidak bekerja untuk layanan gawat darurat, maka ada baiknya menggunakan mesin penjawab telepon.

4. Buat daftar aktivitas

Daftar aktivitas atau biasa disebut 'to-do list' bisa dibuat untuk memudahkan pilihan aktivitas yang harus dikerjakan terlebih dahulu.

"Posisi puncak sebaiknya aktivitas yang cenderung ditunda-tunda karena sering dihindari, seperti tigas yang akan menuntut konsentrasi tinggi," kata Anette Wahl-Wachendorft, wakil presiden German Union of Company Doctors.

Ia menyarankan, jika seseorang perlu motivasi supaya bisa bekerja dengan baik, maka orang lebih baik tidak memulai minggu dengan tugas yang paling tidak disukai.

5. Hindari obrolan di kantor

Anette tidak melarang seseorang untuk ramah dan menghargai semua orang, apalagi di tempat kerja. Tapi seringkali, kesediaan untuk jadi pendengar dan secara konsisten membiarkan orang lain menganggu pekerjaan tentu tidak baik.

Jika ingin fokus tanpa rasa bersalah meninggalkan obrolan, Anda bisa memberikan kode dengan menutup pintu ruangan atau mengenakan headphones jika ruang kerja digunakan beramai-ramai.

6. Atur waktu

Jika memungkinkan, orang dapat mengatur waktu kerjanya sehingga bisa fleksibel. Pergi bekerja lebih awal sehingga pulang pun tidak larut. Bekerja lebih awal dari yang lain memungkinkan orang memperoleh suasana yang lebih sepi karena belum banyak yang datang ke kantor.

Akan tetapi, Ute menekankan, hal ini mungkin tidak dapat berlaku pada semua pekerjaan. Ada beberapa jenis pekerjaan yang menuntut orang untuk berinteraksi dengan rekan kerja dan pelanggan.

Baca Juga: Inilah Alasan Mengapa Anda Harus Pulang Kantor Tepat Waktu

7. Asupan makanan dan minuman cukup

Jelas jika seseorang bekerja, ia membutuhkan 'bahan bakar' yang cukup. Ini bukan berarti orang perlu minum seliter air tiap 90 menit. Lebih baik rutin seteguk atau dua teguk tiap beberapa menit. Dehidrasi otomatis membuat kemampuan konsentrasi menurun.

 

Sumber: CNN I ndonesia

  • Share

Download Now

Subscribe to our Newsletter

Search Office By Building