Meski Sudah Berusia 100 Tahun, Miliuner ini Masih Rajin ke Kantor
Story

Meski Sudah Berusia 100 Tahun, Miliuner ini Masih Rajin ke Kantor

11 July 2019 212

Pendiri Pacific International Lines (PIL) Chang Yun Chung saat ini sudah berusia 100 tahun, tetapi ia masih tetap rajin datang ke kantornya.

Padahal, ia sudah mewariskan perusahaan yang ia dirikan kepada sang putra yang bernama Teo Siong Seng pada awal tahun ini.

Seperti ditulis CNBC, Rabu (10/7), warga Singapura ini mengaku setiap hari menyambangi kantor agar pikirannya tetap aktif dan ia tetap berhubungan dengan perusahaannya.

Baca Juga : 5 Pengusaha Asia Yang Berpengaruh di Dunia

"Ini sudah jadi kebiasaan saya, setiap hari saya menuliskan semua kegiatan di buku harian, semuanya," ucap Chang dikutip dari CNBC dalam episode "Mengelola Asia".

Dia mengungkapkan, setiap harinya ia juga turut menjalankan operasional perusahaan dan juga memeriksa secara detail setiap departemen yang ada di perusahaannya.

Chang mengaku ia tidak biasa tinggal di rumah karena ia bisa merasa sangat bosan. "Jika saya di rumah, saya bisa sangat, sangat bosan," terang dia.

Menurut Chang, kehadirannya setiap hari di kantor juga untuk membimbing dan melatih sang anak dalam memimpin perusahaan. Memang, Teo berkonsultasi dengan Chang pada pagi dan siang hari, ini dilakukan supaya wawasannya dalam memimpin perusahaan bisa lebih luas.

Teo mengatakan, bimbingan dari sang ayah sangat berguna untuk bekal dia ketika memimpin PIL. "Ketika saya muda, saya adalah orang pemarah dan pemimpin yang keras. Tapi ayah mengajarkan 'yi de fu ren'- ini artinya jika ingin orang patuh dengan Anda, bukan karena otoritas, kekuatan atau sikap pemarah Anda, tetapi karena integritas dan kualitas. Itulah yang membuat orang menghormati Anda," kata Teo.

Menurut dia, saat itu petuah dari ayahnya adalah hal yang sulit untuk dilakukan namun ia mempelajarinya secara perlahan.

Pelajaran yang ia dapatkan diimplementasikan di tahun 2009, saat ia menjabat sebagai direktur pelaksana, ketika itu Teo harus menangani kasus pembajakan kapal perusahaan di Afrika Timur. Dibutuhkan 75 hari dan jumlah uang yang besar untuk membebaskan awak kapal.

"Dalam bisnis apapun, terutama bisnis logistik ada banyak hal yang tidak diketahui. Jika dipolitisir justru akan muncul masalah teknis hingga kecelakaan. Hal ini yang membuat kesabaran Anda akan hilang, namun dengan petuah ayah saya, saya tetap tenang dan bisa mengatasinya," jelasnya.

Baca Juga : 7 Penyebab Kamu Gak Kaya-kaya

Mengutip Forbes, Chang adalah orang terkaya urutan 1116 di dunia. Sedangkan di Singapura Chang adalah orang paling kaya nomor 15.

Saat ini Chang memiliki 14 orang anak. Perusahaannya bermitra dengan PSA International dan IBM Singapura.

Kekayaan Chang saat ini tercatat US$ 2,2 miliar atau setara dengan Rp30 triliun (kurs Rp 14.000).

 

Sumber : www.detik.com

  • Share

Download Now

Dapatkan Pemberitahuan Dari Kami

Cari Kantor Dengan Gedung