Tips Menciptakan Ruang Kantor yang Sehat
Tips, Health & Lifestyle

Tips Menciptakan Ruang Kantor yang Sehat

11 April 2017 155

Kantor sehat memanglah sangat penting bagi semua karyawan yang bekerja di dalamnya. Oleh sebab itu, ruang kantor tak hanya butuh keindahan dan juga kenyamanan, tapi juga harus memperhatikan faktor kesehatan.

Bukan hanya penting bagi kesehatan karyawan, namun juga akan berdampak terhadap performa dan kreatif kerja yang dapat menguntungkan perusahaan dalam jangka panjang.

Naning S. Adiningsih Adiyoso, Ketua Green Building Council Indonesia, menyebutkan salah satu contoh kantor yang tidak sehat, contohnya, berlokasi sangat dekat dengan jalan besar atau tol dan tidak memiliki penyaring udara. "Tak mengherankan disana banyak karyawan yang sakit," katanya dalam acara Datascrip Solution Day di Kemayoran, Jakarta Pusat.

Untuk mewujudkan ruang kantor sehat bagi penghuninya, Naning merekomendasikan beberapa faktor yang harus diperhatikan.

Riset

Hal pertama yang harus dilakukan perusahaan adalah melakukan riset mengenai kondisi kesehatan para karyawan di kantor, termasuk semua keluhan kesehatan mereka. "Bila ditemukan pola keluhan serupa pada banyak karyawan, mungkin hal tersebut ada kaitannya dengan kondisi ruang kantor dan ini bisa dijadikan acuan dalam memperbaiki kondisi kantor," ujar dia.

Udara

Naning mengatakan, sebagian besar ruang kantor di kota-kota besar sudah dilengkapi dengan penyejuk udara. Sayangnya, dengan perangkat ini, kebanyakan kantor akan menutup rapat semua pintu, jendela, ataupun ventilasi. Hal ini tentu dapat mengganggu sirkulasi udara di dalam ruangan. "Karena itu, sebaiknya jendela kantor dibuka setiap periode tertentu seperti di hari Sabtu-Minggu," ucap Naning.

Hal lain yang harus diperhatikan mengenai udara adalah masalah polusi. Karena, walaupun di dalam ruangan, udara masih bisa tercemar polutan. Di Belanda, kata Naning, baru-baru ini mulai dipasarkan cat yang mampu menyerap polusi. Untuk Indonesia, yang masih jarang ditemukan produk tersebut, bisa menggunakan tanaman hijau. "Jangan menempatkan tanaman palsu, karena hanya akan menjadi pengumpul debu," katanya.

Untuk perkantoran yang dekat dengan jalan besar, Naning menyarankan supaya ditanami tumbuhan seperti bambu untuk meminimalkan paparan polusi.

Pencahayaan

Sinar matahari bermanfaat bagi tubuh manusia. Selain menyintesis vitamin D, sinar matahari memicu aktifnya serotonin, anti-depresan natural di otak. Karena itu, sebisa mungkin ruang kantor mendapat paparan cahaya matahari yang cukup. "Tapi ingat, walaupun cahaya alami bagus, jangan memaksa hanya mengandalkan sinar matahari dan memberi lampu ala kadarnya di ruang kantor," ujarnya. Cahaya lampu tetap diperlukan, terutama jika bekerja di depan komputer untuk mencegah kerusakan mata.

Furnitur

Pemilihan furnitur harus disesuaikan dengan postur dan dinamika tubuh orang yang menggunakannya. Salah satu furnitur yang penting adalah kursi, yang menopang tubuh karyawan selama berjam-jam di kantor. Gunakanlah kursi yang bisa disesuaikan dengan tinggi dan posisinya mengikuti kebutuhan masing-masing pengguna.

Toilet

Yang seringkali diabaikan dalam desain bilik toilet adalah arah pintu yang membuka ke arah dalam. Padahal yang benar seharusnya membuka ke arah luar. Karena, jika suatu saat terjadi insiden orang pingsan di dalam toilet, pintu mudah dibuka paksa.

Selain itu, demi alasan higienis, idealnya toilet dilengkapi dengan perangkat yang beroperasi dengan sensor otomatis sehingga meminimalkan sentuhan pada perangkat. Tentu saja perlengkapan standar, seperti tisu toilet dan cairan pencuci tangan, tidak boleh absen disertakan. (www.tempo.co)

Kami bisa membantu Anda merenovasi atau mendesain ruang kantor yang sehat, hubungi team kami di nomor telepon +62 (21) 300 66 511

  • Share
food and place promo blog
balkonie
interior design
ipapa moving service
sewa mobil
ads

Download Now

Dapatkan Pemberitahuan Dari Kami

Cari Kantor Dengan Gedung